Penyebab Sakit Gigi Saat Hamil Muda dan Tua

Sakit Gigi Saat Hamil – Masa kehamilan merupakan saat yang paling berat bagi seorang ibu. Selain memikirkan tentang kesehatan dirinya sendiri, sang ibu juga harus memperhatikan kesehatan dan juga keselamatan sang bayi di dalam kandungan. Selama ibu sehat, calon bayi di dalam kandungan pun akan tetap sehat. Namun jika kondisi kesehatan sang ibu menurun, ada kemungkinan kesehatan dan bahkan keselamatan janin pun terancam.

Sudah banyak kasus yang terjadi seperti keguguran, bayi lahir premature, atau bahkan hal mengerikan lain saat proses kehamilan karena sang ibu terserang penyakit tertentu. Kondisi tubuh yang lemah dan stress juga dapat menggerus sistem imun ibu dan janin. Belum lagi, ada banyak masalah kesehatan yang dapat mengancam ibu dan anak, seperti sakit gigi misalnya. Sakit gigi saat hamil tua maupun hamil muda sama bahayanya karena dapat memperbesar kemungkinan terjadinya keguguran.

Jangan pernah menyepelekan sakit gigi pada ibu hamil karena pengaruh sakit gigi pada ibu hamil sangat besar bagi kesehatan janin. Ada banyak ancaman yang bisa terjadi, seperti bayi lahir premature atau bayi lahir dengan berat badan yang tidak ideal. Sebelum kita mencari tahu tentang cara mengatasi sakit gigi saat hamil atau menemukan obat sakit gigi untuk ibu hamil, ada baiknya kita mencari tahu tentang penyebab sakit gigi pada ibu hamil agar Anda tahu hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya sakit gigi saat hamil muda maupun saat hamil tua.

Penyebab Sakit Gigi Saat Hamil

Di bawah ini, ada beberapa penyebab sakit gigi pada ibu hamil dan bagaimana cara mengatasi sakit gigi saat hamil 8 bulan, 9 bulan atau bahkan saat masih hamil muda. Berikut uraian lengkapnya!

  • Kurang Asupan Kalsium

Proses kehamilan akan menggerus nutrisi dan asupan gizi ibu hamil. Apalagi saat kehamilan menginjak 4 dan 5 bulan, dimana perkembangan janin semakin besar dan struktur tulang bayi mulai terbentuk. Kalsium yang terkandung dalam tubuh sang ibu akan diserap oleh janin untuk mendukung pembentukan tulangnya.

Oleh karena itu, bagi ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi banyak makanan dan minuman yang mengandung banyak kalsium agar pembentukan tulang pada janin tidak menggerus cadangan kalsium sang ibu. Selaik karena kekurangan kalsium, ada pula faktor lain yang menyebabkan sakit gigi pada ibu hamil.

  • Perubahan Hormon di Dalam Tubuh

Hormon kehamilan terkadang memicu ketidakstabilan di dalam tubuh. Bukan hanya mempengaruhi perkembangan janin saja, hormone yang tidak stabil juga dapat memicu terjadinya gingivitis, yakni radang gusi. Tak heran jika ibu hamil sering mengalami gusi bengkak dan cenderung mengeluarkan darah saat menggosok gigi di pagi hari. Gunakan sikat gigi dengan bulu yang halus agar gisu tidak mengeluarkan darah saat menggosok gigi.

Selain gingivitis, benjolan atau pembengkakan pada gusi pun akan membuat sang ibu sulit mengunyah makanan. Dalam istilah medis, benjolan gusi dikenal dengan nama epulis gravidarum. Saking besarnya pembengkakan pada gusi, sang ibu kerap mengalami kesulitan dalam ngomong.

Ada pula penyakit gigi lain yang sering menyerang ibu hamil, yakni periodontal. Penyakit ini biasanya muncul diawali dengan gingivitis hingga akhirnya jaringan yang mendukung gigi lain pun ikut rusak. Oleh karena itu, cara mengatasi sakit gigi saat hamil bisa dilakukan dengan menggunakan benang gigi dan berkumur dengan obat kumur yang mengandung antiseptic agar tidak ada kuman dan bakteri yang muncul dan menyerang gigi saat masa kehamilan.

  • Asam Lambung

Penyebab sakit gigi pada ibu hamil lain adalah asam lambung. Selama masa kehamilan, ibu hamil sering mengalami morning sick dan bahkan muntah. Asam lambung pun keluar bersama dengan makanan yang dimuntahkan oleh sang ibu. Sisa asam lambung pada rongga mulut dapat mengikis kekuatan gigi dan menyebabkan terjadinya sakit gigi saat hamil.

Bagi ibu hamil yang habis muntah, disarankan untuk langsung berkumur dengan air putih hangat agar asam lambung tidak mengendap di rongga mulut. Anda juga bisa menggunakan pasta gigi dan menggosokkan ke bagian dalam gigi agar asam lambung hilang.

Dengan memahami penyebab sakit gigi pada ibu hamil, kini Anda dapat meminimalisir terjadinya sakit gigi saat hamil muda atau pun saat hamil tua. Perlu diketahui pula bahwa sakit gigi ketika mengandung pun dapat diobati dengan ramuan yang bisa Anda buat di rumah. Beberapa wanita lebih memilih obat sakit gigi untuk ibu hamil, namun jika Anda tak ingin menggunakan obat alami sakit gigi untuk ibu hamil atau menyusui, Anda bisa menggunakan beberapa ramuan herbal di bawah ini.

Obat Alami Sakit Gigi Untuk Ibu Hamil

Ada beberapa tanaman dan bahan yang bisa kita gunakan untuk mengatasi sakit gigi saat hamil. Anda pun dapat mengikuti langkah di bawah ini:

Bawang Putih & Garam

Bawang putih dikenal mengandung anti bakteri yang dapat membunuh kuman di sekitar gigi. Anda dapat menghancurkan bawang putih, lalu taburi dengan sedikit garam. Rasanya sedikit aneh, namun Anda harus mengunyah dengan gigi yang sakit. Setelah itu, buang kunyahan tersebut dan segera kumur hingga bersih. Campuran bawang putih dan garam dapat mematikan kuman dan bakteri pada sela-sela gigi.

Minyak Cengkeh

Cengkeh merupakan tanaman herbal yang dipercaya sejak lama dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Anda dapat membeli minyak cengkeh botolan. Minyak ini akan terasa hangat saat digunakan di kulit. Namun untuk mengatasi sakit gigi pada ibu hamil, anda dapat menggunakan kapas yang sudah dioles dengan minyak cengkeh. Lalu, gigit dengan gigi yang sakit. Biarkan selama beberapa menit. Setelah itu, kumur hingga bersih.

Air Jeruk Nipis

Jeruk nipis pun dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa sakit gigi ketika hamil. Ambil sepotong jeruk nipis, peras hingga mengeluarkan sari dan gosok pelan pada gigi yang sakit. Mungkin akan sedikit pedih, tapi cara ini sangat efektif untuk mengatasi sakit gigi pada ibu hamil.

Air Garam

Terakhir adalah dengan menggunakan air garam. Kumur-kumur dengan air garam secara rutin dapat membantu mengurangi sakit gigi pada ibu hamil. Disarankan untuk melakukannya 2 kali dalam sehari agar rasa sakit cepat reda.

Perawatan Gigi untuk Ibu Hamil Muda dan Tua

Bagi ibu yang sedang menderita sakit gigi di awal atau di akhir masa kehamilan, tidak usah khawatir karena ada beberapa cara mengatasi sakit gigi saat hamil dengan melakukan perawatan gigi yang tepat.

  • Periksa ke Dokter Gigi

Bagi ibu yang ingin memeriksakan kondisi kesehatan gigi saat hamil, disarankan untuk melakukan pemeriksaan gigi saat hamil 4 bulan, 5 bulan atau saat hamil 6 bulan. Ini sangat penting karena dalam masa awal kehamilan, bayi dalam masa pembentukan dan semua tindakan medis dikhawatirkan dapat mengganggu perkembangan janin dengan potensi keguguran yang tinggi. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan gigi di tri semester ke dua untuk mengurangi resiko yang tidak diinginkan.

Sedangkan jika sakit gigi saat hamil 9 bulan terjadi, maka Anda harus berkoordinasi dengan dokter gigi dan dokter kandungan sebelum melakukan tindakan medis. Perawatan gigi di akhir masa kehamilan sangat berbahaya karena dapat memicu terjadinya bayi lahir premature.

  • Memilih Obat yang Tepat

Jika Anda berencana untuk mencari obat sakit gigi untuk ibu hamil, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter. Jangan pernah membeli obat sakit gigi untuk ibu hamil tanpa resep dokter karena Anda tidak tahu apa resiko dan seberapa besar dosis obat tersebut.

Demikian artikel tentang sakit gigi saat hamil yang perlu Anda ketahui. Tak perlu khawatir dengan sakit gigi pada ibu hamil. Selama dikonsultasikan dengan dokter dan mendapatkan perawatan yang tepat, sakit gigi saat hamil dapat diatasi tanpa perlu cabut gigi saat hamil. Semoga artikel dalam forumdoktergigi.com ini bermanfaat untuk pembaca semua.

Terima kasih!

Incoming search terms:

  • sakit gigi saat hamil muda
  • Hamil muda sering sakit gigi
  • normalkah saat hamil tua sering sakit gigi
  • Penyebaba sakit gigi di awal kehamilan
  • Sakit gigi saat a
  • sakit gigi saat hamil 8bulan
  • sakit gugi saat hamil muda kenapa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *